Tips Jitu Merawat Pakaian Anak Agar Awet, Lembut, dan Bebas Iritasi!
Kata siapa merawat pakaian anak itu sulit?
Memiliki anak yang aktif bergerak dan bereksplorasi tentu memberikan kebahagiaan tersendiri bagi setiap orang tua.
Namun, konsekuensinya adalah tumpukan baju kotor dengan berbagai jenis noda. mulai dari sisa makanan, tanah, hingga cat warna.
Tidak sedikit orang tua yang mengeluhkan baju si kecil cepat melar, kusam, atau kainnya menjadi kasar setelah beberapa kali dicuci.
Oleh karena itu, memahami cara merawat pakaian anak dengan tepat sangat penting agar pakaian tetap awet, nyaman dipakai, dan tidak memicu iritasi kulit.
Kulit anak-anak, terutama bayi dan balita, jauh lebih sensitif dibandingkan kulit orang dewasa. Kesalahan dalam teknik pencucian maupun pemilihan deterjen dapat meninggalkan residu kimia yang memicu ruam atau gatal.
MomsKu, yuk simak panduan praktis berikut untuk merawat pakaian kesayangan buah hati!
Tips Jitu Merawat Pakaian Anak Agar Awet, Lembut, dan Bebas Iritasi!
1. Pisahkan Pakaian Berdasarkan Warna dan Bahan

Langkah awal yang tidak boleh terlewatkan adalah memilah pakaian sebelum dicuci.
Pisahkan pakaian berwarna putih/terang dari pakaian berwarna gelap atau yang berpotensi luntur.
Selain itu, kelompokkan baju berdasarkan jenis bahan kainnya. Jangan mencuci kaos berbahan katun yang lembut bersamaan dengan celana jeans yang kasar agar serat kain katun tidak cepat rusak akibat gesekan.
2. Bersihkan Noda Membandel Segera Mungkin

Anak-anak sangat aktif dan sering kali meninggalkan noda makanan atau lumpur pada baju.
Jangan membiarkan noda mengering terlalu lama karena akan makin sulit dihilangkan. Segera bersihkan noda dengan cara merendam area yang kotor menggunakan campuran air hangat dan sedikit pembersih khusus pakaian anak sebelum masuk ke proses pencucian utama.
Hindari mengucek terlalu keras agar serat kain tidak cepat brudul atau melar.
3. Gunakan Deterjen Khusus Pakaian Anak
Deterjen biasa sering kali mengandung bahan pemutih, pewangi sintetis, dan surfaktan keras yang bisa memicu alergi pada kulit anak.
Pilihlah deterjen khusus yang diformulasikan hypoallergenic, bebas paraben, serta minim busa.
Deterjen cair umumnya lebih disarankan daripada deterjen bubuk karena lebih mudah larut dan tidak meninggalkan serbuk residu pada serat pakaian.
4. Pilih Siklus Mencuci yang Lembut (Gentle Cycle)
Jika MomsKu menggunakan mesin cuci, pilihlah mode pencucian gentle atau delicate. Kecepatan putaran yang terlalu tinggi dapat merusak elastisitas baju dan membuat serat kain cepat aus.
Sebaiknya gunakan juga laundry bag (kantong cuci) untuk pakaian anak yang berukuran kecil seperti kaus kaki atau celana dalam agar tidak tersangkut atau melar.
5. Pastikan Proses Pembilasan Maksimal
Residu deterjen yang tertinggal pada kain menjadi salah satu penyebab utama kulit anak menjadi gatal dan iritasi.
Lakukan pembilasan ekstra (extra rinse) 2–3 kali menggunakan air bersih untuk memastikan seluruh sisa sabun benar-benar terangkat dari kain.
6. Hindari Menjemur Langsung di Bawah Terik Matahari
Sinar matahari memang ampuh membunuh kuman dan bakteri, namun paparan sinar UV secara langsung dapat memudarkan warna baju dan membuat serat katun menjadi kaku.
Cara merawat pakaian anak yang benar saat menjemur adalah membalik posisi pakaian (bagian dalam di luar) dan menggantungnya di tempat yang teduh namun memiliki sirkulasi udara baik.
7. Atur Suhu Setrika Sesuai Jenis Kain
Setiap bahan pakaian memerlukan perhatian suhu yang berbeda. Untuk bahan katun, gunakan suhu sedang agar lipatan rapi tanpa merusak kerapatan benang.
Pastikan baju benar-benar kering sebelum disetrika dan disimpan. Pakaian yang masih lembap dan langsung disetrika atau dilipat akan menjadi tempat berkembang biaknya jamur dan menimbulkan bau apek.
8. Simpan Pakaian di Lemari yang Kering
Area penyimpanan sangat mempengaruhi daya tahan pakaian anak. Pastikan lemari tempat menyimpan baju bersih, tidak lembap, dan memiliki ventilasi udara yang baik.
Untuk bahan sweater atau rajut, sebaiknya dilipat rapi dan tidak digantung menggunakan hanger agar tidak melar pada bagian bahu.
Manfaat Merawat Pakaian Anak Secara Tepat
Melakukan perawatan pakaian anak dengan cermat memberikan berbagai keunggulan lho, di antaranya:
Menghemat Pengeluaran: Pakaian yang terawat tidak cepat rusak, sehingga MomsKu tidak perlu terus-menerus membeli baju baru.
Menjaga Kesehatan Kulit: Bebas dari residu bahan kimia jahat yang berisiko menyebabkan ruam dan dermatitis alergi pada anak.
Bernilai Jual/Bisa Diturunkan: Baju anak yang kualitasnya masih terjaga dengan baik dapat diturunkan ke adiknya kelak atau dijual kembali sebagai barang preloved.
Penutup
Merawat pakaian anak memang membutuhkan kesabaran dan kecermatan ekstra. Namun, dengan menerapkan langkah-langkah di atas secara konsisten,
MomsKu tidak hanya menjaga penampilan si kecil tetap rapi dan modis, tetapi juga memastikan kenyamanan serta kesehatan kulitnya sepanjang hari.
Selain menerapkan teknik perawatan dan pencucian yang tepat, kualitas awal dari bahan pakaian atau perlengkapan anak juga memegang peranan penting.
Pilih pakaian dan tekstil bayi dari KUMA KUMA yang terbuat dari bahan premium seperti serat katun Tencel dan bambu yang ekstra lembut, hypoallergenic, serta tahan lama meski sering dicuci.
Lengkapi koleksi pakaian, handuk, hingga perlengkapan tidur si kecil dengan kualitas terbaik dari KUMA KUMA melalui KUMA KUMA Shopee Official Store sekarang!